Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp200 Juta Syarat dan Cara Mengajukan

Jumat, 06 Februari 2026 | 12:24:49 WIB
Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp200 Juta Syarat dan Cara Mengajukan

JAKARTA - Akses pembiayaan masih menjadi kunci utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan sekaligus berkembang di tengah dinamika ekonomi 2026. 

Di antara berbagai pilihan kredit produktif, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI kembali menjadi sorotan karena menawarkan bunga rendah, tenor panjang, serta proses pengajuan yang relatif mudah dijangkau oleh pelaku usaha di berbagai daerah. 

Salah satu plafon yang paling banyak diminati adalah pinjaman Rp200 juta karena dinilai cukup ideal untuk mendorong ekspansi usaha tanpa membebani keuangan secara berlebihan.

Pinjaman Rp200 juta pada skema KUR BRI 2026 banyak dipilih oleh UMKM yang telah berjalan stabil dan ingin meningkatkan kapasitas bisnis. 

Dana ini umumnya dimanfaatkan untuk menambah modal kerja, membeli peralatan produksi, memperluas tempat usaha, hingga membuka cabang baru. Agar penggunaan dana lebih terukur, calon debitur perlu memahami tabel angsuran, syarat pengajuan, serta strategi agar kredit dapat disetujui.

Kenapa KUR BRI 2026 Rp200 Juta Menarik bagi UMKM

KUR BRI 2026 dirancang sebagai pembiayaan produktif yang bertujuan mendorong pertumbuhan sektor riil. Dibandingkan kredit komersial, skema ini menawarkan bunga sekitar 6 persen per tahun, jauh lebih rendah dan stabil. Dengan plafon Rp200 juta, pelaku UMKM memiliki ruang lebih besar untuk melakukan pengembangan usaha secara bertahap dan terencana.

Selain bunga yang ringan, tenor yang fleksibel hingga lima tahun menjadi keunggulan utama. Pelaku usaha dapat menyesuaikan cicilan dengan kemampuan arus kas sehingga aktivitas operasional tetap berjalan normal. Dukungan jaringan BRI yang luas juga memudahkan proses pengajuan, pemantauan kredit, hingga konsultasi usaha di tingkat unit maupun cabang.

Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp200 Juta (Estimasi Angsuran)

Tenor 12 bulan  : ± Rp17.200.000 per bulan

Tenor 24 bulan  : ± Rp 8.900.000 per bulan

Tenor 36 bulan  : ± Rp 6.200.000 per bulan

Tenor 48 bulan  : ± Rp 4.900.000 per bulan

Tenor 60 bulan  : ± Rp 4.100.000 per bulan

Tabel tersebut merupakan estimasi dengan asumsi bunga sekitar 6 persen per tahun. Besaran angsuran sebenarnya dapat berbeda tergantung kebijakan bank dan hasil analisis kelayakan usaha. Namun, simulasi ini dapat menjadi gambaran awal sebelum pelaku UMKM menentukan tenor yang paling sesuai.

Manfaat Pinjaman Rp200 Juta untuk Pengembangan Usaha

Plafon Rp200 juta pada KUR BRI 2026 tergolong cukup besar untuk usaha kecil dan menengah. Dana ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, menambah stok bahan baku, hingga memperluas jaringan distribusi. Bagi usaha jasa, pinjaman ini bisa digunakan untuk investasi peralatan, peningkatan kualitas layanan, atau penguatan promosi.

Dengan perencanaan yang matang, penggunaan dana KUR tidak hanya membantu operasional jangka pendek, tetapi juga mendukung pertumbuhan usaha dalam jangka panjang. Inilah sebabnya KUR BRI kerap dianggap sebagai salah satu instrumen pembiayaan paling aman bagi UMKM.

Syarat Umum KUR BRI 2026 Pinjaman Rp200 Juta

Untuk mengajukan KUR BRI 2026 plafon Rp200 juta, calon debitur harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya adalah Warga Negara Indonesia dengan KTP yang masih berlaku, memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan, serta memiliki Nomor Induk Berusaha atau Surat Keterangan Usaha.

Khusus KUR Kecil, NPWP menjadi dokumen wajib. Calon debitur juga tidak sedang menerima kredit produktif lain di luar KUR. Untuk plafon Rp200 juta, bank biasanya mensyaratkan agunan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku. Kelengkapan dan keakuratan dokumen menjadi faktor penting dalam proses penilaian kredit.

Cara Mengajukan KUR BRI 2026

Proses pengajuan KUR BRI 2026 relatif sederhana jika seluruh persyaratan telah dipenuhi. Langkah awal adalah menyiapkan dokumen identitas dan dokumen usaha secara lengkap. Pengajuan dapat dilakukan melalui kantor unit atau cabang BRI terdekat, dan dalam beberapa kasus melalui kanal digital resmi BRI.

Setelah pengajuan masuk, petugas bank akan melakukan survei lapangan dan analisis kelayakan usaha. Jika dinilai layak, proses dilanjutkan ke tahap persetujuan dan penandatanganan akad kredit. Dana pinjaman kemudian dicairkan ke rekening BRI milik debitur dan siap digunakan untuk kebutuhan usaha.

Tips Agar Pengajuan KUR BRI 2026 Disetujui

Agar peluang pengajuan disetujui semakin besar, pelaku UMKM disarankan mencatat arus kas usaha dengan rapi, meskipun masih sederhana. Pilih tenor yang realistis sesuai kemampuan bayar, bukan sekadar mengejar cicilan terendah. Riwayat kredit juga perlu dijaga agar tetap bersih dan tidak menimbulkan kendala saat proses analisis.

Waktu pengajuan turut berpengaruh. Di awal tahun, kuota KUR umumnya masih lebih longgar dibandingkan akhir tahun. Selain itu, ajukan pinjaman sesuai kebutuhan usaha dan pastikan rencana penggunaan dana jelas serta produktif.

KUR BRI 2026 pinjaman Rp200 juta tetap menjadi pilihan strategis bagi UMKM yang ingin berkembang dengan pembiayaan aman dan terukur. Dengan memahami tabel angsuran, syarat, serta proses pengajuan, pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal untuk membawa bisnis naik ke level berikutnya.

Terkini