JAKARTA - Tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang resmi berakhir pada Kamis, 5 Februari 2026.
Seluruh pembalap dan tim memanfaatkan hari terakhir untuk melakukan penyempurnaan setelan motor sebelum musim dimulai. Di tengah persaingan ketat antartim pabrikan, Alex Marquez kembali menegaskan performa konsistennya dengan menjadi pembalap tercepat pada sesi penutup.
Catatan waktunya menempatkan ia di puncak daftar, sekaligus menutup rangkaian tes dengan kepercayaan diri tinggi menjelang balapan perdana.
Keberhasilan Alex Marquez mempertahankan posisi teratas bukan datang secara instan. Ia menunjukkan stabilitas sejak awal tes dan tetap mampu menjaga ritme hingga hari terakhir.
Dominasi ini sekaligus menegaskan kesiapan timnya dalam menghadapi MotoGP 2026, terutama dalam hal kecepatan satu lap maupun simulasi sprint yang menjadi perhatian utama di Sepang.
Alex Marquez Konsisten di Posisi Terdepan
Alex Marquez mencatatkan performa impresif dengan melahap 10 lap sprint tercepat menggunakan rata-rata waktu satu menit 58.027 detik.
Ia juga menutup sesi terakhir dengan catatan satu menit 58.402 detik, yang cukup untuk mempertahankan posisi teratas. Kecepatan tersebut membuatnya unggul atas sejumlah rival terdekat, termasuk pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchini.
Keunggulan Marquez tidak hanya terlihat dari satu catatan waktu, melainkan dari konsistensi sepanjang tes. Dalam berbagai simulasi, ia mampu menjaga stabilitas motor dan ritme balapan. Statusnya sebagai juara MotoGP Malaysia musim lalu semakin menguatkan kepercayaan tim terhadap paket motor yang digunakan untuk musim 2026.
Bezzecchini dan Di Giannantonio Membayangi
Marco Bezzecchini menjadi pesaing terdekat Alex Marquez pada hari terakhir tes. Pembalap Aprilia Racing tersebut harus puas finis di posisi kedua, diikuti Fabio Di Giannantonio yang menempati urutan ketiga.
Bezzecchini mengakui bahwa timnya telah menentukan paket aero yang akan digunakan pada motor mereka, sebuah langkah penting sebelum memasuki musim kompetisi.
Persaingan antara Marquez dan Bezzecchini menjadi salah satu sorotan utama tes pramusim ini. Keduanya kerap bergantian mencatat waktu tercepat di beberapa sektor, meski pada akhirnya Marquez mampu menjaga keunggulan.
Sementara itu, Di Giannantonio menunjukkan progres positif dengan menembus tiga besar pada sesi penutup.
Bagnaia Fokus pada Kenyamanan Motor
Rekan setim Alex Marquez, Francesco Bagnaia, memilih pendekatan berbeda pada hari terakhir tes. Ia mengaku merasa lebih nyaman dengan motor yang digunakan dan sudah mengetahui paket aero yang akan dipakai saat musim berjalan. Fokus Bagnaia bukan semata mengejar catatan waktu tercepat, melainkan memastikan kestabilan dan kenyamanan berkendara.
Pendekatan ini mencerminkan strategi tim dalam mempersiapkan musim panjang MotoGP 2026. Bagnaia tampak lebih menekankan konsistensi jangka panjang dibanding hasil instan di tes pramusim, sebuah langkah yang kerap diambil pembalap berpengalaman.
Morbidelli dan Adaptasi dengan Motor Baru
Rider Pertamina Enduro VR46, Franco Morbidelli, mengalami momen kurang ideal setelah sempat terjatuh di tikungan 14. Pembalap asal Italia tersebut masih berfokus pada adaptasi dengan motor GP25.
Meski demikian, Morbidelli mampu menutup tes di posisi ketujuh, sebuah hasil yang cukup menjanjikan mengingat proses penyesuaian yang masih berlangsung.
Insiden tersebut tidak mengurangi optimisme tim. Fokus utama Morbidelli tetap pada pemahaman karakter motor dan peningkatan konsistensi, yang menjadi modal penting sebelum musim dimulai.
Honda Bangkit Usai Kendala Cuaca
Tim Honda sempat menghadapi tantangan pada hari ketiga tes akibat hujan yang turun pada Rabu. Joan Mir mengalami beberapa kesulitan saat mencoba berbagai setelan motor RC213V. Namun, tim Honda bergerak cepat mengatasi masalah tersebut.
Hasilnya terlihat pada sesi penutup, ketika Joan Mir mampu finis di urutan kelima dengan catatan waktu satu menit 56.8 detik. Performa ini menjadi sinyal positif bagi Honda yang terus berupaya kembali kompetitif di MotoGP 2026.
Yamaha Temukan Solusi Teknis
Kabar menggembirakan datang dari tim Monster Energy Yamaha. Tim ini berhasil mendiagnosis masalah yang sempat menghambat performa motor mereka. Setelah absen di hari kedua, Alex Rins menutup tes di posisi ke-14, sementara Fabio Quartararo finis di urutan ke-17.
Meski hasil tersebut belum sepenuhnya memuaskan, Yamaha melihat kemajuan signifikan dari sisi teknis. Penyelesaian masalah ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan lebih lanjut menjelang balapan resmi.
Penutup Tes dan Agenda Berikutnya
Dengan berakhirnya tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang, seluruh tim kini mengalihkan fokus ke agenda berikutnya. Para pembalap dan kru akan menghadiri acara peluncuran MotoGP 2026 di Kuala Lumpur pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Tes di Sepang memberikan gambaran awal peta persaingan musim ini. Alex Marquez keluar sebagai sorotan utama dengan performa tercepat, namun persaingan ketat dari Aprilia, Honda, dan Yamaha menjanjikan musim MotoGP 2026 yang kompetitif dan penuh dinamika.